<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pakiban.com &#187; Investasi</title>
	<atom:link href="http://pakiban.com/category/investasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pakiban.com</link>
	<description>Ilmu, Belajar, Tips-trik, Inspirasi dan Berbagi</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Mar 2012 04:31:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Emas</title>
		<link>http://pakiban.com/2012/03/emas/</link>
		<comments>http://pakiban.com/2012/03/emas/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Mar 2012 04:27:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pakiban</dc:creator>
				<category><![CDATA[Emas]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pakiban.com/?p=477</guid>
		<description><![CDATA[Emas merupakan alat tukar yang sudah dipakai sejak zaman dahulu. Banyak orang menyimpan hartanya dengan emas, bahkan negara-negara juga membuat emas sebagai cadangan devisa. Kalau kita lihat orang tua kita dulu, kita mungkin sering bertanya, kenapa para orang tua kita sering menumpuk hartanya dengan emas. Ternyata jawab simpelnya adalah karena emas barang berharga dan mudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://pakiban.com/wp-content/uploads/2012/03/investasi-emas.jpeg"><img class="alignleft size-full wp-image-481" title="EMAS" src="http://pakiban.com/wp-content/uploads/2012/03/investasi-emas.jpeg" alt="" width="182" height="182" /></a>Emas merupakan alat tukar yang sudah dipakai sejak zaman dahulu. Banyak orang menyimpan hartanya dengan emas, bahkan negara-negara juga membuat emas sebagai cadangan devisa. Kalau kita lihat orang tua kita dulu, kita mungkin sering bertanya, kenapa para orang tua kita sering menumpuk hartanya dengan emas. Ternyata jawab simpelnya adalah karena emas barang berharga dan mudah dijual.</p>
<p>Nah&#8230;</p>
<p>Kalau orag tua kita hanya berpandangan sedemikian simpel tentang beli emas, ternyata di zaman sekarang, membeli emas merupakan sarana investasi yang sangat bijak dan tahan banting. Artinya investasi emas merupakan salah satu bentuk investasi yang banyak jadi pilihan para investor saat ini.</p>
<p>Banyak cara orang dalam berinvestasi emas. Antara lain :</p>
<p style="text-align: justify;">1. Emas Perhiasan</p>
<p style="text-align: justify;">Emas jenis ini merupakan yang paling populer, dikarenakan sudah dikenal sejak jaman para nabi-nabi terdahulu. Dan sampai sekarang investasi dalam emas perhiasan ini juga masih banyak diminati oleh para kaum wanita terutama ibu-ibu. Hal ini terjadi, karena emas bentuk perhiasan bisa sekaligus dipakai.</p>
<p style="text-align: justify;">2. Koin Emas</p>
<p style="text-align: justify;">Emas bentuk koin biasanya dikeluarkan oleh suatu perusahaan. Seperti Koin Dinar Emas, Koin Naik Haji dll</p>
<p style="text-align: justify;">3. Emas Batangan</p>
<p style="text-align: justify;">Emas batangan merupakan sarana investasi yang cukup populer saat ini. Di indonesia, emas ANTAM merupakan emas batangan yang aling diminati. Setiap kita membeli emas di ANTAM kita akan mendapatkan sertifikat yang menjelaskan kadar emas 99,99%</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pakiban.com/2012/03/emas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengharapan harus ada Pengorbanan</title>
		<link>http://pakiban.com/2009/05/pengharapan-harus-ada-pengorbanan/</link>
		<comments>http://pakiban.com/2009/05/pengharapan-harus-ada-pengorbanan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 May 2009 04:16:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pakiban</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tip's dan Trik]]></category>
		<category><![CDATA[Pengorbanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pakiban.com/?p=248</guid>
		<description><![CDATA[Hal ini tidak berbeda dengan seorang pencuri yang menginginkan sesuatu tetapi tidak mau mengeluarkan uang. Orang semacam ini berada dalam kondisi mental yang sempit dan terbatas. Mereka mencuri dari dalam diri mereka sendiri berupa kedamaian, keyakinan, kejujuran, kepribadian dan kepercayaan kepada diri sendiri. Berbuat sesuatu biasanya selalu membutuhkan pengorbanan. Bahkan dalam lagu disebutkan &#8220;Hidup adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><!--[if gte mso 9]><xml> Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4 </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--  --><!--[if gte mso 10]> <mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --> <!--[endif]--></p>
<p style="text-align: justify;">Hal ini tidak berbeda dengan seorang pencuri yang menginginkan sesuatu tetapi tidak mau mengeluarkan uang. Orang semacam ini berada dalam kondisi mental yang sempit dan terbatas. Mereka mencuri dari dalam diri mereka sendiri berupa kedamaian, keyakinan, kejujuran, kepribadian dan kepercayaan kepada diri sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Berbuat sesuatu biasanya selalu membutuhkan pengorbanan. Bahkan dalam lagu disebutkan &#8220;Hidup adalah perjuangan, Mau hidup haruslah berjuang&#8221;. Dunia ini tidak diciptakan secara instan butuh proses. Maka sama dengan mengharapkan sesuatu juga butuh proses. Proses biasanya sering diimbangi dengan hal-hal yang harus kita korbankan. Kita tidak bisa membaca dan menulis tanpa kita mengorbankan waktu bermain kita dikala kecil untuk belajar. Kita tidak bisa membawa sepeda tanpa kita jatuh dari sepeda. Tidak ada manusia yang langsung mendapatkan apa yang dia inginkan secara instan.</p>
<p style="text-align: justify;">Pengorbanan lazimnya jalan menuju suatu harapan. Tidak ada yang gratis dalam dunia ini. Pergunakan prinsif &#8220;Memberi dan Menerima&#8221; J</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pakiban.com/2009/05/pengharapan-harus-ada-pengorbanan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kreativitas</title>
		<link>http://pakiban.com/2009/03/kreativitas/</link>
		<comments>http://pakiban.com/2009/03/kreativitas/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Mar 2009 11:32:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pakiban</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Kreativitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pakiban.com/?p=169</guid>
		<description><![CDATA[Kreativitas adalah proses timbulnya ide yang baru, sedangkan inovasi adalah pengimplementasian ide itu sehingga dapat merubah dunia. Kreativitas membelah batasan dan asumsi, dan membuat koneksi pada hal hal lama yang tidak berhubungan menjadi sesuatu yang baru. Inovasi mengambil ide itu dan mejadikannya menjadi produk atau servis atau proses yang nyata di perusahaan. Sebenarnya anda adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><!--[if gte mso 9]><xml> Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4 </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--  --><!--[if gte mso 10]> <mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --> <!--[endif]--></p>
<p style="text-align: justify;">Kreativitas adalah proses timbulnya ide yang baru, sedangkan inovasi adalah pengimplementasian ide itu sehingga dapat merubah dunia. Kreativitas membelah batasan dan asumsi, dan membuat koneksi pada hal hal lama yang tidak berhubungan menjadi sesuatu yang baru. Inovasi mengambil ide itu dan mejadikannya menjadi produk atau servis atau proses yang nyata di perusahaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya anda adalah sebuah organisme penghasil ide, Kreativitas adalah hak asasi anda. Anda adalah seorang individu yang memiliki intelegensia yang tinggi dengan ide-ide cemerlang yang terus menerus mengalir sehingga dapat anda pergunakan untuk mencapai sasaran sasaran anda dan meningkatkan taraf kehidupan anda.<span id="more-169"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Semua orang setuju bahwa untuk menunjang kemajuan perusahaan perlu adanya kreativitas didalam perusahaan, tetapi jarang sekali yang tahu dan mau membentuk dan menjadikan perusahaan mempunyai kultur yang menyuburkan kreativitas.</p>
<p>Perusahan besar yang selalu inovatip seperti 3M, Sysco Corporation, Universal Studio, Steelcase, Frito-Lay, selalu dapat mempertahankan nafas kreativitas dan selalu melahirkan inovasi baru yang menghasilkan sustainable growth.</p>
<p style="text-align: justify;">Orang orang kreatif selalu membaca dengan teratur. Tidak hanya terbatas pada bacaan tentang apa yang terjadi dalam bidang yang mereka geluti, tetapi juga bidang yang lain. Yang mereka baca terutama adalah bacaan ilmu pengetahuan yang berhubungan atau terkait dengan bidang pekerjaannya, biografi orang &#8211; orang sukses, kiat &#8211; kiat sukses dan lain sebagainya.Mencari pengalaman-pengalaman baru, dan terus melatih diri.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda harus membuka pikiran anda untuk menerima ide-ide dan pengalaman baru ( open mind ) dan jangan menutup diri atas kehadiran pengetahuan, dan informasi yang baru. Cara kedua yang bisa anda lakukan yaitu biasakanlah membaca dengan memegang pena atau spidol di tangan. Ketika anda mendapatkan pemahaman tertentu akan apa yang sedang anda baca, tuliskan hal itu, sehingga memperkuat pemahaman anda. Bila anda mendapatkan sebuah ide ketika anda sedang membaca, tuliskan ide tersebut dalam buku catatan anda. Jangan anda tunda &#8211; tunda ketika ide, gagasan serta pemahaman itu sudah muncul, tuliskan segera, karena dia muncul dalam waktu yang singkat dan kemudian menghilang. Ketiga, bertanyalah kepada diri sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Biasakan diri anda untuk mengambil waktu rileks, ketika anda rileks, anda akan lebih perhatian terhadap ide, dan gagasan yang muncul dalam pikiran anda.Ketika pikiran anda sedang dalam keadaan tegang, sibuk, dan stress, pikiran anda akan buntu, ide &#8211; ide akan menghilang dari pikiran anda. Oleh karena itu, bila anda merasa buntu, tegang atau stress, tinggalkan pekerjaan anda sejenak dan rileks lah beberapa saat. Setelah tubuh dan pikiran anda kembali segar, ide &#8211; ide akan kembali mengalir.Jadi anda adalah makhluk kreatif, kreatif adalah hak anda, dan buktikan melalui tindakan anda.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pakiban.com/2009/03/kreativitas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Psikologi Kreatifitas</title>
		<link>http://pakiban.com/2009/03/psikologi-kreatifitas/</link>
		<comments>http://pakiban.com/2009/03/psikologi-kreatifitas/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Mar 2009 04:29:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pakiban</dc:creator>
				<category><![CDATA[Forex]]></category>
		<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pakiban.com/?p=167</guid>
		<description><![CDATA[Siapa bilang kreativitas hanya milik para seniman? Siapa bilang kreativitas hanya milik orang muda? Siapa bilang orang sukses saja yang kreatif?MenurutCarol K Bowman (Creativity in Business),setiap orang memiliki kreativitas. Bahkan, mereka yang sudah di atas 45tahun sekalipun masih dianugerahi kemampuan untuk menjadi kreatif.Pendeknya, selama otak masih berfungsi, kreativitas masih mengalir dalam diri seseorang. Lalu, jika [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Siapa bilang kreativitas hanya milik para seniman? Siapa bilang kreativitas hanya milik orang muda? Siapa bilang orang sukses saja yang kreatif?MenurutCarol K Bowman (Creativity in Business),setiap orang memiliki kreativitas. Bahkan, mereka yang sudah di atas 45tahun sekalipun masih dianugerahi kemampuan untuk menjadi kreatif.Pendeknya, selama otak masih berfungsi, kreativitas masih mengalir dalam diri seseorang. Lalu, jika demikian mengapa banyak orang belum mampu memanfaatkan kreativitas mereka secara optimal?<br />
Ternyata ada banyak hambatan untuk menjadi kreatif, 7 diantaranya dapat Anda simak disini. Kenali hambatan-hambatan tersebut, siapa tahu beberapa diantaranya dapat Anda temukan disini? Lalu ambilah strategi dan tindakan untuk mengasah kembali daya kreativitas Anda.</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><br />
</strong><span id="more-167"></span><strong><br />
Hambatan 1:<br />
Rasa Takut&#8221;Mengapa kamu tidak mencoba cara baru saja untuk menyelesaikan pekerjaan ini  dengan lebih cepat?&#8221; &#8220;Ah, saya takut gagal. Kalau saya gagal atau salah,saya pasti dimarahi, bos! Jadi lebih baik saya kerjakan saja sesuai dengan yang diperintahkan.&#8221; Yah, rasa takut gagal, takut salah, takut dimarahi, dan rasa takut lainnya sering menghambat seseorang untuk berpikir kreatif. Tahukah Anda bahwa Abraham Lincoln sebelum menjadi presiden, berkali-kali kalah dalam pemilihan sebagai senator dan juga presiden? Tahukah Anda bahwa SpenceSilver (3M) yang gagal menciptakan lem kuat, akhirnya menemukan `post-it&#8217;notes?</p>
<p>Hambatan 2:<br />
Rasa Puas&#8221;Mengapa saya harus coba sesuatu yang baru? Dengan begini saja saya sudah nyaman.&#8221; &#8220;Saya sudah sukses. Apa lagi yang harus saya cemaskan?&#8221; Ternyata bukan masalah saja yang bisa menjadi hambatan.Kesuksesan, kepandaian dan kenyamananpun bisa jadi hambatan. Orang yang sudah puas akan prestasi yang diraihnya, serta telah merasa nyaman dengan kondisi yang dijalaninya seringkali terbutakan oleh rasa bangga dan rasa puas tersebut sehingga orang tersebut tidak terdorong untuk menjadi kreatif mencoba yang baru, belajar sesuatu yang baru, ataupun menciptakan sesuatu yang baru. Apple Computer yang pernah menjadi nomor satu sebagai produsen komputer, pernah tergilas oleh para pemain baru di industri ini karena Apple telah terpaku pada keberhasilannya sebagai yang nomor satu, sehingga menjadi lengah untuk menawarkan sesuatu yang baru pada target pasar sampai perusahaan ini terhenyak dengan munculnya pesaing yang berhasil menggeser kedudukan Apple. Namun, belajar dari kesalahan, Apple berusaha bangkit kembali dengan produk-produk baru andalan mereka.</p>
<p>Hambatan 3:<br />
Rutinitas Tinggi&#8221;Coba-coba yang baru? Aduh mana sempat? Pekerjaan rutin saja tidak adachabis-habisnya.&#8221; Apakah kalimat ini pernah Anda ucapkan? Jika ya, berarti rutinitas pernah menjadi hambatan bagi Anda untuk memanfaatkan kemampuan Anda untuk berpikir kreatif. Mungkin Anda perlu menyisihkan waktu khusus untuk mengisi `kehausan&#8217; Anda akan kreativitas, misalnya baca buku tiap minggu (anda bisa menemukan ide brilian yang bisa Anda adaptasi, atau perbaiki), perluas lingkungan sosial Anda dengan mengikuti perkumpulan-perkumpulan di luar pekerjaan Anda (siapa tahu Anda bertemu dengan orang-orang yang bisa mendukung Anda ke jenjang sukses). Tahukah Anda bahwa Mariah Carey sengaja menyisihkan waktu dari kegiatan rutinnya sebagai penyanyi latar untuk memperluas pergaulannya? Mariah berusaha masuk kelingkungan pergaulan para petinggi di dunia musik internasional sebelum akhirnya bertemu dengan produser musik yang bersedia mensponsori album pertamanya yang langsung menjadi hit dunia?</p>
<p>Hambatan 4:<br />
Kemalasan Mental&#8221;Untuk mencoba yang baru berarti saya harus belajar dulu. Aduh, susah.Terlalu banyak yang harus saya pelajari. Biar yang lain saja yang belajar.&#8221;"Memikirkan cara lain? Wah, sekarang saja sudah banyak yang harus saya pikirkan. Lagipula memikirkan cara baru bukan tugas saya,biarlah atasan saya saja yang memikirkannya.&#8221; Ini merupakan beberapa contoh kemalasan mental yang menjadi hambatan untuk berpikir kreatif. Tidak heranjika orang yang malas menggunakan kemampuan otaknya untuk berpikir kreatif sering tertinggal dalam karir dan prestasi kerja oleh orang-orang yang tidak malas untuk mengasah otaknya guna memikirkan sesuatu yang baru, ataupun mencoba yang baru.<br />
Tahukah Anda bahwa Thomas Alva Edison tidak berhenti berusaha untuk memikirkan cara yang lebih baik dari eksperimen sebelumnya sampai puluhan kali sebelum akhirnya ia menemukan lampu pijar? Bayangkan apa yang akan terjadi jika pada kegagalan pertama, Edison malas berpikir untuk mengasah kreativitasnya dan melanjutkan ke eksperimen-eksperimen berikutnya?</p>
<p>Hambatan 5:<br />
Birokrasi&#8221;Saya bosan menyampaikan ide lagi. Ide saya yang enam bulan lalu saya sampaikan, belum ada kabarnya apakah diterima atau tidak?&#8221; Seringkali karyawan atau pelanggan mengeluh karena ide atau usulan mereka tidak ditanggapi. Hal ini bisa saja terjadi karena proses pengambilan keputusan yang lama,atau karena proses birokrasi yang terlalu berliku-liku. Kondisi seperti ini sering mematahkan semangat orang untuk berkreasi ataupun menyampaikan ide dan usulan perbaikan.Biasanya semakin besar organisasi, semakin panjang proses birokrasi,sehingga masalah yang terjadi di lapangan tidak bisa langsung terdeteksi oleh top management karena harus melewati rantai birokrasi yang panjang. Belajar dari pengalaman dan hasil studi di bidang manajemen,banyak organisasi dunia yang sekarang memecah diri menjadi unit-unit bisnis yang lebih kecil untuk memperpendek birokrasi agarbisa lebih gesit dalam berkreasi menampilkan ide-ide segar bagi parapelanggan ataupun dalam kecepatan mendapatkan solusi.</p>
<p>Hambatan 6:<br />
Terpaku Pada Masalah.Masalah seperti kegagalan, kesulitan, kekalahan, kerugian memang menyakitkan. Tetapi bukan berarti usaha kita untuk memperbaiki ataupun mengatasi masalah tersebut harus terhenti. Justru dengan adanya masalah, kita merasa terdorong untuk memacu kreativitas agar dapat menemukan cara lain yang lebih baik, lebih cepat, lebih efektif.Tahukah Anda bahwa Colonel Sanders menghadapi kesulitan dalam menjual resep ayam goreng tepungnya? Namun, ia tidak terpaku pada kesulitan tersebut, ia memanfaatkan kreativitasnya sampai akhirnya ia mendapat ide untuk menggunakan sendiri resep tersebut dengan mendirikan restoran cepat saji dengan menu utama ayam goreng tepung. Idenya ini terbukti manjur membukukan suksesnya sebagai salah satu pebisnis waralaba terbesar di dunia.</p>
<p>Hambatan 7:<br />
&#8220;Stereotyping&#8221;Lingkungan dan budaya sekitar kita yang membentuk opini atau pendapat umum terhadap sesuatu (stereotyping) bisa juga menjadi hambatan dalam berpikir kreatif. Misalnya saja pada zaman Kartini, masyarakat menganggap bahwa sudah sewajarnyalah jika wanita tinggal di rumah saja, tidak perlu pendidikan tinggi, dan hanya bertugas untuk melayani keluarga saja, tidak usah berkarir di luar rumah. Apa jadinya jika wanita-wanita hebat seperti Kartini, Dewi Sartika, Tjut Njak Dhien menerima saja semua pandangan umum yang berlaku di masyarakat saat itu? Mungkin Indonesia tidak akan pernah menikmati jasa yang diperkaya oleh keterlibatan para wanita profesional, misalnya: mendapatkan layanan dokter wanita, menikmati kreasi arsitek dan seniman wanita, mendapatkan hasil didikan guru wanita, mengirim diplomat wanita sebagai duta Indonesia, atau bahkan dipimpin oleh seorang presiden direktur, bahkan presiden (pimpinan negara) wanita.Kreativitas memang masih harus ditunjang dengan senjata sukses lainnya.Tetapi, orang yang memiliki dan bisa mengoptimalkan kreativitas mereka bisa menggeser mereka yang tidak memanfaatkan kreativitas mereka.Lalu, bagaimana jika Anda mengalami hambatan untuk mengoptimalkan kreativitas Anda? Tidak perlu panik. Kenali hambatannya, atasi, dan ambil tindakan untuk mengasah kembali kreativitas Anda. Kreativitas itu ibarat sebuah intan, semakin diasah semakin berkilau. Jadi sudah siapkah Anda untuk membuat kreativitas Anda agar semakin berkilau?</strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Oleh: Prof. Roy Sembel,<br />
Direktur MM Finance and Investment,<br />
Universitas Bina Nusantara<br />
Sandra Sembel,<br />
Pemerhati dan praktisi pengembangan SDM</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pakiban.com/2009/03/psikologi-kreatifitas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Beberapa Instrumen Investasi</title>
		<link>http://pakiban.com/2009/02/beberapa-instrumen-investasi/</link>
		<comments>http://pakiban.com/2009/02/beberapa-instrumen-investasi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2009 10:31:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pakiban</dc:creator>
				<category><![CDATA[Investasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pakiban.com/?p=56</guid>
		<description><![CDATA[Krisis global merambah ke seluruh belahan negara, bahkan negara seadidaya Amerika terimbas yang cukup sangat parah dan menjadi PR utama dari pemerintahan Barrack Obama. Sementara di indonesia sendiri harga-harga sembako melambung tinggi dan susah untuk diturunkan walaupun presiden sudah berusaha untuk mengimbangi dengan penurunan harga minyak sampai 2 kali. Namun&#8230; disini pakiban tidak membahas tentang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Krisis global merambah ke seluruh belahan negara, bahkan negara seadidaya Amerika terimbas yang cukup sangat parah dan menjadi PR utama dari pemerintahan Barrack Obama. Sementara di indonesia sendiri harga-harga sembako melambung tinggi dan susah untuk diturunkan walaupun presiden sudah berusaha untuk mengimbangi dengan penurunan harga minyak sampai 2 kali.</p>
<p>Namun&#8230; disini pakiban tidak membahas tentang krisis secara global tersebut, melainkan lebih spesifik lagi terhadap investasi yang mampu menghadapi krisis golabal yang susah untuk diprediksi. Banyak instrumen investasi yang nyata-nyata memberikan keuntungan secara tertulis, namun secara real tidak semua sesuai dengan harapan. Instrumen invesasi yang lazim dikenal adalah :</p>
<p>1. Deposito<br />
2. Saham<br />
3. Reksadana<br />
4. Emas</p>
<p><span id="more-56"></span><strong>Deposito </strong><br />
Secara global Deposito merupakan penempatan uang di Bank atau lembaga keuangan lainnya dalam jangka waktu tertentu biasanya min. 3 bulan dan seterusnya. Instrumen investasi ini sekarng sudah mengalami kekurangan dalam pofularitas.  Nah.. walaupun demikian Investasi Deposito merupakan alternatif yang bisa diambil untuk menahan arus keluar keuangan. Tapi kalau dibandingkan dengan menabung tentu deposito lebih menggiurkan dalam penghasilan bunga</p>
<p><strong>Saham</strong><br />
Saham adalah surat berharga yang diterbitkan oleh perusahaan yang sudah Go-Public sebagai bukti keikutsertaan dana kita dalam perusahaan tersebut.<br />
Ada beberapa tipe dari saham, termasuk <a title="Saham biasa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Saham_biasa">saham biasa</a> (<em>common stock</em>), <a title="Saham preferen" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Saham_preferen">saham preferen</a> (<em>preferred stock</em>), <a class="new" title="Saham harta (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Saham_harta&amp;action=edit&amp;redlink=1">saham harta</a> (<em>treasury stock</em>), dan saham kelas ganda (<em>dual class stock</em>). Saham preferen biasanya memiliki prioritas lebih tinggi dibanding saham biasa dalam pembagian <a title="Dividen" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dividen">dividen</a> dan aset, dan kadangkala memiliki hak pilih yang lebih tinggi seperti kemampuan untuk memveto penggabungan atau pengambilalihan atau hak untuk menolak ketika saham baru dikeluarkan (yaitu, pemgang saham preferen dapat membeli saham yang dikeluarkan sebanyak yang dia mau sebelum saham itu ditawarkan kepada orang lain). Saham yang biasa dijual di <a title="Bursa efek" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bursa_efek">bursa efek</a> adalah saham biasa dan saham preferen tidak diperjualbelikan di bursa efek. Struktur kelas ganda memiliki beberapa kelas saham (contohnya, Kelas A, Kelas B, Kelas C) masing-masing dengan keuntungan dan kerugiannya sendiri-sendiri. Saham harta adalah saham yang telah dibeli balik dari masyarakat</p>
<p><strong>Reksadana</strong></p>
<p>Reksadana adalah sebuah bentuk investasi yang dilakukan secara bersama-sama dan dikelola oleh seorang manajer investasi. Perusahaan manajemen investasi adalah perusahaan yang kerjanya mengelola investasi nasabah</p>
<p><strong>Emas</strong><br />
Emas bisa dibilang jenis investasi yang paling pofuler di jagad indonesia. Dan secara global juga emas juga merupakan jenis investasi yang paling tangguh diterpa oleh krisis. Emas memiliki beberapa jenis instrumen, antara lain : Emas Koin, Batangan, Perhiasan dan sertifikat emas</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pakiban.com/2009/02/beberapa-instrumen-investasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Instrumen Investasi</title>
		<link>http://pakiban.com/2009/02/instrumen-investasi/</link>
		<comments>http://pakiban.com/2009/02/instrumen-investasi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Feb 2009 05:59:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pakiban</dc:creator>
				<category><![CDATA[Investasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pakiban.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Dalam dunia yang tidak stabil dalam perekonomian saat ini, setiap kita diminta mahir dalam memilih dan memilah jenis investasi yang akan kita masuki. Pepatah investasi yang paling terkenal adalah &#8220;Jangan menaruh telur di dalam satu karung&#8221; artinya, kita jangan menaruh Investasi kita ke dalam 1 instrumen Investasi, karena jika investasi kita mengalami kerugian di suatu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam dunia yang tidak stabil dalam perekonomian saat ini, setiap kita diminta mahir dalam memilih dan memilah jenis investasi yang akan kita masuki. Pepatah investasi yang paling terkenal adalah &#8220;Jangan menaruh telur di dalam satu karung&#8221; artinya, kita jangan menaruh Investasi kita ke dalam 1 instrumen Investasi, karena jika investasi kita mengalami kerugian di suatu instrumen kita masih memiliki instrumen yang lainnya, Artinya kita tidak merugi dalam satu bidang krisis.<br />
Beberapa pilihan investasi yang yangat tenar saat ini, antara lain :<br />
1. Saham<br />
2. Reksadana (Proteksi, Penghasilan tetap, Saham dll.)<br />
3. Property (RUmah)<br />
4. Tanah<br />
5. Emas<br />
6. dll.<br />
Mahir-mahir kita dalam memilih dan memilah agar investasi kita berhasil sesuai dengan yang kita harapkan</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pakiban.com/2009/02/instrumen-investasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

